Diet informasi

Di jaman sekarang ini kita tidak cuma perlu diet "makanan" tapi juga perlu diet "informasi".

Overloaded!

siapa yang merasakan seperti itu?


Jaman dulu, informasi itu terbatas kita dapetin dari majalah atau koran. Bisa bulanan, mingguan, atau cuma sehari 2x

Kemudian informasi yang sifatnya 1 arah baik dari radio maupun TV.

Dan hari ini, sekeliling kita itu penuh banget dengan informasi.
Bahkan bisa jadi 90% informasi yang kita dapatkan itu tidak kita perlukan atau spam.


Coba buat semacam daftar :
berapa kali cek fb setiap hari?
berapa kali cek IG setiap hari?
berapa kali cek tiktok setiap hari?
berapa kali cek youtube setiap hari?
berapa kali cek whatsapp setiap hari?
berapa kali cek email setiap hari?

lalu cek juga, berapa lama waktu yang harus dikeluarkan untuk itu semua?


.
.

wow... ngeeeeeri juga ya.

Tidak heran, ada suatu konsep yang cukup populer dengan istilah DIGITAL DETOX.

tujuannya tentu untuk diet informasi.
untuk membatasi informasi yang kita konsumsi.
untuk memilih informasi mana yang kita akan serap, mana yang tidak perlu diserap.

.
.

sama juga seperti kita diet keto misalnya.
kita konsumsi telur, daging, ayam, sayur, buah, vico bagoes.
dan menghindari asupan karbo tinggi dan gula.

.




Ini ada beberapa tips yang bisa dicoba :

1. Matikan semua notifikasi handphone. Udah tahu caranya?

2. Jangan menggunakan handphone ketika makan!

3. Jangan menggunakna handphone di dalam kamar atau diatas kasur

4. Alokasikan waktu 1-2 jam setiap hari tanpa handhone. Misal ketika bekerja, jauhkan handphone dari jangkauan tangan, atau masukkan di laci / tas.

5. Redupkan layar handphone

6. Jalan kaki di taman / hutan

7. Olahraga, yoga, senam, basket, renang, bulu tangkis, main bola

8. Hapus aplikasi yang tidak penting atau tidak pernah dipakai

9. Ngobrol dengan anak / pasangan tanpa ada handphone


So, coba dulu 2 hal saja di atas.

sama seperti tulisan kemaren tentang habit.
lakukan berturut-turut dalam 30 hari.


semoga bermanfaat.

Postingan Populer