Apakah jaminan bikin goal itu 100% terwujud?

Kemaren dapet pertanyaan yang menarik.

Mas ini goal apa ada jaminan berhasil?

Goal ini dalam kendali atau diluar kendali?

.


.

Sederhananya :

"Membuat" goal itu ada dalam kendali kita.

Outcome / hasilnya itu ada diluar kendali kita.

.

.

Yuk kita explorasi bareng-bareng di tulisan yang dipengaruhi konsep "dikotomi kendali".

.

Coba bayangkan kita memegang remote TV.

Maka kita punya kendali atas apa yang ditayangkan di TV.

Sama juga seperti diri kita.

Siapa yang memegang remote diri kita? Kendali akan perilaku dan kata-kata kita?

Diri kita sendiri? atau kita serahkan ke orang lain?

Lalu berikutnya cuaca.

Apakah kita punya kendali akan hari ini akan hujan atau panas terik?

Tentu kita tidak bisa menjamin hal tersebut. Sehingga hal itu ada di luar kendali diri kita.

.

Pasti kita sepakat kita yang memegang remote diri kita sendiri. Sehingga kita perlu untuk dapat fokus pada hal-hal yang berada dalam kendali, dan berhenti membuang waktu untuk mencoba mengendalikan hal-hal yang tidak bisa kendalikan.


Sekarang kita coba lebih dalami, mana yang ada dalam kendali, dan mana yang ada diluar kendali.

Ini hal-hal yang ada dalam kendali diri :

- Pendapat diri sendiri

- Tujuan / keinginan diri sendiri 

- Perilaku

- Reaksi / respon kita akan suatu kejadian

- ....

.

Lalu apa yang ada diluar kendali :

- Hasil / outcome dari suatu kejadian

- Kesehatan

- Kekayaan

- Masa lalu

- .....

.

Di titik ini saya pernah juga merasa shock dan mempertanyakan : 

"Masa sih hal-hal itu diluar kedali diri?"

.

Coba berhenti sejenak dan pikirkan perlahan : Bisakah Kamu 100%  mengontrol kesehatan?

Kamu bisa olah raga tiap hari, tidur tepat waktu, dan mengatur pola makan bahkan langganan katering khusus. Tapi kamu masih bisa jatuh sakit juga. 

Sehingga sebenarnya segala sesuatu di luar pikiran dan tindakan kamu tidak berada dalam kendali kamu 100%

Betul sekali, kamu bisa berusaha yang terbaik untuk menjadi sehat. Tapi tidak berarti Kamu bakal kebal terhadap semua penyakit. Yang kita lakukan adalah ikhtiar, berusaha untuk mencoba mempengaruhi hasilnya.

Ya, kamu tidak bisa mengontrol kendali hasil. Tapi bisa mempengaruhinya.

.

.

Tetapi HASIL / OUTCOME nya akan tetap di luar kendali kamu.

Kamu bisa mempengaruhinya saja,

Dan kamu bisa mengendalikan bagaimana bereaksi terhadap hasil tersebut.

.

OK, sampai disini gulu deh bahasan tentang ini.

Selamat merenungkan.

“There are things which are within our power, and there are things which are beyond our power. Within our power are opinion, aim, desire, aversion, and, in one word, whatever affairs are our own. Beyond our power are body, property, reputation, office, and, in one word, whatever are not properly our own affairs.” – Epictetus

Postingan Populer