Mengamankan investasi dengan jaminan

Tulisan ini adalah edukasi terutama bagi investor pemula, sehingga lebih memahami seluk beluk dan resiko berinvestasi terutama di bisnis kecil / UMKM


Ini adalah perbedaan yang perlu di pahami pertama kali ketika akan bekerja sama atau berinvestasi.

Konsep dari Startup adalah :

Bagaimana menyelesaikan suatu masalah yang dihadapi manusia, bisa diadopsi dengan cepat, digunakan banyak orang, di scaleup dengan cepat. 

Memberikan nilai tambah dengan inovasi dan teknologi

Tidak berorientasi pada profit jangka pendek (1-2 tahun), tapi lebih mengukur berapa banyak user yang menggunakan, mau terus menggukana layanannya. Pada ujungnya menjual sebagaian nilai dari perusahaannya (valuation game)


Konsep dari Bisnis Kecil / UMKM adalah :

Memberikan nilai tambah dengan resiko yang minimal. Fokus dan pertumbuhan relatif lambat.

Mengukur pada cost efficiency dari produk sejenis, menggantikan produk yang telah ada : lebih murah, lebih berkualitas, lebih cepat, dsb. 

Secara jangka pendek telah memiliki cashflow dan profit dari kegiatannya. (cashflow game)


.
Saat ini banyak sekali startup dan UKM yang mulai membuka lebih luas kepada investor untuk ikut menjadi pemodal ataupun pemilik.

Kita bisa temui baik di aplikasi seperti bizshare, igrow, dan aplikasi lain yang memfasilitasi proses antara pemilik uang dengan pemiliki bisnis.

Selain itu, ada juga yang langsung :
- Investor keliling mencari startup / UKM yang mau mencari modal
- Startup / UKM yang pitching mencari investor dengan sistem bunga, bagi hasil, atau kepemilikan

Nah, disini sebagai investor, terutama yang masih pemula, mudah terbujuk rayu atas presentasi para startup maupun UKM. 

Dari pengalaman saya menjadi investor, pola yang paling harus dikuasai sebelum mengeluarkan uang adalah pemahaman atas resiko. Sebagai investor, kita harus ingat bahwa uang yang kita siap investasikan itu harus di kelola dengan hati-hati. Kita sudah bekerja tahunan untuk mengumpulkannya, tetapi jangan sampai ketika kita ingin mengembangkan uang tersebut, kita terjebak pada emosi baik serakah ataupun takut.

Teknik yang paling aman sebenarnya adalah memberikan investasi dengan jaminan. Memang kita tidak bisa menjamin hasilnya, tetapi investor dapat mengamankan aset awalnya dengan asset lain. Asset lain yang paling bagus adalah property.

Dengan konsep jaminan ini, sebenarnya yang diuntungkan adalah kedua belah pihak. Misal dibandingkan menjaminkan property ke bank, biasanya akan mahal biaya administrasi, adanya bunga, dan risiko-risiko lain. Dari sisi investor juga merasakan masih ada asset yang dapat menyelamatkan ketika terjadi fraud dalam bisnis yang dijalankan.

Silahkan di explorasi lagi teknik sebagai investor dengan jaminan ini agar kita dapat menjaga asset kita dengan lebih baik lagi.


.

enjoy dan klik link dibawah ini


.




Postingan Populer